.

.

Kamis, 14 Januari 2016

Cantiknya Produk Daur Ulang Sampah Karya Warga 07 Ciputat

Hasil karya BS DKM Al-Hikmah. (foto koleksi pribadi)
BANK sampah DKM Al-Hikmah di RW 07 Kelurahan Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel) tidak sekedar mengelola sampah warga setempat.

Kini, para penggiatnya juga mulai menghasilkan aneka produk dari sampah yang didaur ulang. 

Aneka macam produk yang dihasilkan yakni keranjang parsel, vas bunga, tempat pensil/pen, keranjang hias, wadah serba guna, dan lainnya.

Chemindo Pool’s, “Dokter Spesialis” Kolam Renang yang “Sakit”

Salah satu kolam yang memakai jasa Chemindo Pool's.
SEBUAH kolam renang dianggap "tidak sehat" jika kondisi airnya berubah warna menjadi hijau, berkabut, keruh dan bau.

Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan berbagai penyakit bagi penggunannya seperti alergi kulit, panu, kudis dan kurap. Bahkan, jika tertelan bisa menyebabkan penyakit perut. 


Minggu, 10 Januari 2016

Penggiat Bambu Tangsel Hadirkan Pasar Ekonomi Kreatif (2)

Workshop para pengrajin bambu di Tangsel. 
MEREKA yang tergabung dalam komunitas bambu ini, juga menggelar workshop untuk melatih kerajinan bambu bernama Akademi Bambu Nusantara. 

Selain memberi  pelatihan kerajinan bambu kepada pelajar dan mahasiswa  gratis, workshop ini juga memberdayakan anak-anak punk, pengamen, pengemis, preman, pengangguran agar punya keterampilan.


Penggiat Bambu Tangsel Hadirkan Pasar Ekonomi Kreatif (1)

Hasil kerajinan komunitas bambu di Tangsel.
PARA penggiat bambu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengaktifkan Pasar Kreatif yang seluruh produksinya berbasis bambu. 

Pusat bisnis baru yang bernama Pasar Ekonomi Kreatif (PERkraf) ini digagas Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP). 

Yuk, Belanja Sambil Senam Pagi di Pasar Kita Pamulang

Senam pagi di Pasar Kita. (foto dok. pasar kita)
PASAR Kita Pamulang Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlokasi di Jl. Pajajaran Pamulang menggalakkan program olahraga senam pagi. 

Menurut Event & Marketing Pasar Kita Weldi, dalam seminggu, kegiatan senam pagi digelar 3 kali yakni setiap hari Rabu, Sabtu dan Minggu. 

“Untuk Rabu senam bugar lansia, sedangkan Sabtu dan Minggu senam umum seperti aerobik, zumba, belly dance dan lainnya,” jelas Weldi.

Wisata Bersama Keluarga di Taman Satwa Mini Art Flona Tangsel (2)

Pengunjung saat melihat koleksi satwa Art Flona.
DI sisi kiri ruang tengah Art Flona, terdapat puluhan ikan koi dengan warna menawan serta ikan patin albino. Ada juga beberapa arena bermain anak. 

“Satwa-satwa yang ada, selain untuk daya tarik para pengunjung, juga kami jual bagi yang berminat,” ujar Anan seraya menjelaskan pihaknya juga menyediakan pakan aneka satwa dan perlengkapannya. 

Wisata Bersama Keluarga di Taman Satwa Mini Art Flona Tangsel (1)

Taman satwa mini di Art Flona.
KOTA Tangerang Selatan (Tangsel) punya wisata satwa yakni Taman Satwa Mini Art Flona. 

Lokasinya di area Taman Tekno 2 BSD City Jl. Raya Victor Ciater Barat Tangerang Selatan (Tangsel). 

Di sini ada ribuan koleksi satwa dari ratusan jenis yang ada. 



Minggu, 27 Desember 2015

Beburu Buku Lawas dan Aneka Benda Seni di Pamulang Book & Art (Bagian 2)

Benda seni di Pamulang Book & Art.
HARGA yang ditawarkan, untuk buku-buku lawas mulai dari harga Rp3 ribu hingga Rp5 ribu. Sedangkan benda seni dari harga Rp50 ribu hingga Rp500 ribu. 

“Untuk lukisan, kebanyakan harganya Rp500 ribu,” tutur pria yang bersama kerabatnya dulu pernah terjun bisnis penjualan majalah dan koran ini di tahun 1985.

John menuturkan, bisnis benda seni berbeda dari bisnis lainnya yang mengenal musiman. “Kalau buku lawas dan benda seni ini tidak ada musiman. 

Beburu Buku Lawas dan Aneka Benda Seni di Pamulang Book & Art (Bagian 1)

John Situmorang di depan gerai seninya.
BAGI sebagian orang, berburu buku-buku lawas dan aneka benda seni memang memberi keasyikan tersendiri. 

Jika Anda salah satu kolektor, tidak ada salahnya  mampir ke Pamulang Book & Art yang berlokasi di kompleks Gerbang Puri Pamulang Depan Danau Pamulang Square Jl. Siliwangi Tangerang Selatan (Tangsel). 

Menurut pengelolanya, John Situmorang, di gerainya menyediakan ratusan koleksi buku lawas dan benda seni dengan harga terjangkau. 

Jamasan dan Parade Pusaka Nusantara Jamman Tangsel (Bagian 3)

Prosesi Jamasan Jamman.
IMAM Jam’iyyah Dzikrul Manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jaelani KH. Mh. Suud Wakhid menjelaskan Jamasan adalah salah satu tradisi yang rutin dilakukan pada bulan Sura atau malam pergantian tahun baru Islam. 
“Tujuannya untuk memandikan atau membersihkan benda pusaka,” ujar pria bergelar KRHT Purba Jati. 
Bersama kerabatnya Ki Sutono Qusyairi Sumolangu yang juga pemimpin Majelis Dzikir Tunggul Karomah, keduanya memimpin prosesi Jamasan dibantu 11 orang. “Jamasan ini tidak sekedar untuk memandikan pusaka, tapi mengajarkan kita pada nilai budaya yang nyaris terlupakan,” tutur Purba Jati. 

Jamasan dan Parade Pusaka Nusantara Jamman Tangsel (Bagian 2)

Jamasan yang diadakan Jamman Tangsel.
ADA hal menarik dari kegiatan Jasaman dan Parade Pusaka Nusantara yang diadakan oleh Jam’iyyah Dzikrul Manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jaelani (Jamman) Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan Majelis Dzikir Tunggul Karomah Serpong. Warga pun berebut air Jamasan pada malam 1 Muharram (14/10). Untuk apa? 
Usai dihelatnya agenda Jamasan pada Rabu dini hari, ratusan warga yang hadir dalam acara itu tampak berebut air Jasaman—air bekas mencuci benda pusaka. 

Kamis, 15 Oktober 2015

Jamasan dan Parade Pusaka Nusantara Jamman Tangsel (Bagian 1)


KRHT Purba Jati dan Ketua Panitia Ki Bagong Sofyan
DI tengah hiruk-pikuk modernisasi kota metropolis Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata masih ada komunitas yang peduli untuk melestarikan budaya nusantara.

Salah satunya adalah Jam’iyyah Dzikrul Manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jaelani (Jamman) yang pada malam 1 Muharram (13/10) menggelar Jamasan dan Parade Pusaka Nusantara. Kegiatan ini diadakan untuk menyambut tahun baru Islam 1437 Hijriyah.

Imam Jam’iyyah Dzikrul Manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jaelani KH. Mh. Suud Wakhid menjelaskan, dalam acara tersebut, pihaknya akan mengeluarkan ratusan koleksi pribadi pusaka kuno yang dimiliki untuk dijamas. Selain itu, pusaka tersebut juga milik para kolega dan warga yang berasal dari berbagai daerah di nusantara seperti Kepulauan Riau, Surabaya, Jogjakarta, Solo, Cirebon, Bandung, Madura, Jawa Timur dan sejumlah daerah lainnya. 


Sabtu, 03 Oktober 2015

Dengan Satu Tangan, Hana Tetty Ciptakan Ikatan Liontin dari Rajutan Kawat


KETERBATASAN fisik bukan halangan bagi Hana Tetty untuk terus berkarya. Dengan satu tangan yang dimiliki, wanita yang tinggal di BSD Serpong Tangerang Selatan (Tangsel)  ini tidak hanya berpangku tangan meratapi nasib. 

Hana Tetty sedang merajut kawat tembaga
Ia tetap bersemangat. Terbukti, karyanya berupa seni rajut kawat tembaga untuk batu liontin ini cukup diminati. Bahkan, puluhan pengrajin batu liontin pun banyak yang memesan kepadanya.

Justru, dalam kondisi seperti itu, wanita kelahiran Bengkulu, 10 Oktober 1983 ini merasa memiliki tantangan tersendiri dalam hidupnya. “Pikiran saya saat itu, apa kira-kira pekerjaan yang bisa saya lakukan dengan kondisi fisik saya seperti ini,” ujar Hana yang tangan kanannya diamputasi.

Sejak itu, pekerjaan lamanya sebagai video editing pun ditinggalkan hingga akhirnya ia mulai menjadi pengrajin batu akik. Pekerjaan baru ini tentu membutuhkan keahlian tersendiri. Namun Hana dengan telaten belajar secara otodidak.


ICI Moratti Regional Tangsel; Aktivitasnya Mulai Nobar, Fun Futsal Hingga Kopdar



ICI Moratti Regional Tangsel
KARENA kecintaanya terhadap klub sepakbola Inter Milan atau football Club Internazionale Milano, sekelompok warga Tangerang Selatan (Tangsel) dari berbagai latar belakang dan lintas usia membentuk Inter Club Indonesia (ICI) Moratti Regional Tangsel.

Banyak aktivitas yang sudah dilakukan, diantaranya rutin menggelar nobar (nonton bareng) pertandingan sepak bola, fun futsal hingga kopi darat. Ini seperti terlihat beberapa waktu lalu. Terdengar suasana hingar-bingar terdengar dari sebuah minimarket di bilangan Pamulang Tangsel.


Warli Latumena Dirikan Jaya Gem untuk Lab Penelitian Batu



Gemologist Warli Latumena, FGA (kanan)
KONSISTENSI Gemologist Dipl. Phys. Warli Latumena, FGA untuk terus menekuni dunia perbatuan patut diacungi jempol. Sejak pensiun dari pekerjaannya sebagai Geophysicist dan System Manager di perusahaan Amerika Serikat selama 27 tahun tahun 2009 lalu, ia pun berniat tetap mendedikasikan dirinya di bidang perbatuan.

Dua tahun kemudian—tepatnya di akhir tahun 2011, Warli Latumena pun mendirikan Jaya Gem, sebuah laboratorium untuk penelitian batu. Di Jaya Gem inilah, Warli menikmati masa pensiunnya dengan meneliti batu hingga mengolah bebatuan mulai dari melakukan faceting dan cutting serta sesekali menjadi pembicara dalam forum-forum yang membahas masalah batu.


Jumat, 02 Oktober 2015

Yuk, Berwisata Alam Sambil Makan-makan di Art Flona Tangsel



Para Kru Art Flona
INGIN sejenak pergi dari rutinitas pekerjaan dan menyegarkan pikiran? Silahkan Anda berkunjung ke Art Fona, sebuah kawasan wisata alam yang dilengkapi dengan restoran yang terletak di tepi sungai hutan pinus area Taman Tekno 2 BSD City Jl. Raya Victor Ciater Barat Tangerang Selatan (Tangsel).

Art Flona mengusung konsep wisata alam dipadukan dengan restoran yang juga bernuansa alam terbuka. Semua bangunannya terdiri dari saung-saung yang terbuat dari bambu. “Di sini ada saung apung pinggir sungai, saung pohon, rumah pohon yang bisa dipakai untuk bersantap maupun berbagai acara,” jelas Anan, Supervisor Art Flona.


Kamis, 01 Oktober 2015

Melawai Community, Anggotanya Lintas Generasi



Pengurus dan anggota Melawai Community
JIKA ada sebuah komunitas yang anggotanya lintas generasi dari kaum muda hingga tua, maka salah satunya adalah Melawai Community. Meski masing-masing anggotanya terpaut usia yang jauh, namun mereka tetap kompak. 

Bahkan, komunitas yang bermarkas di Buaran Serpong Tangerang Selatan ini baru saja merayakan ulang tahunnya ke-15.

Jumat, 25 September 2015

Tumbuhkan Ekonomi, Tokoh Akik Banadjid Dukung Grosir Akik City Market



Tokoh batu akik Tangsel, Banadjid
RENCANA Pasar Modern City Market Pondok Cabe Tangerang Selatan (Tangsel) membuka pusat grosir batu akik mendapat dukungan para tokoh akik di kota ini. Salah satunya dari Banadjid, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat yang juga kolektor batu akik.

“Sudah selayaknya Tangsel memang harus menjadi pusat batu akik, karena itu perlu dukungan berbagai pihak agar akik menjadi salah satu kekhasan di kota ini,” ujar Banadjid di sela-sela ajang Gemstone Fair City Market belum lama ini.


Di Kelurahan ini, Sebagian Besar Warganya Tanam Anggrek



Lurah Benda Baru M. Tata Surya di tengah kebun anggrek
KELURAHAN Benda Baru Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sentra penghasil tanaman anggrek terbesar di kota ini. 

Sebagian besar warganya memanfaatkan lahan maupun pekarangan rumahnya untuk menanam anggrek. Sampai kini, total luas kebun anggrek di wilayah ini mencapai 3 hektare, baik yang dikelola 3 kelompok tani anggrek maupun perorangan.

Menurut Lurah Benda Baru M. Tata Surya, S.Pd., M.Si, di wilayahnya, petani anggrek ada di RW 09 meliputi tiga RT yakni RT 01, RT 02 dan RT 05 dan dikoordinir Ketua RW setempat, Midin Haryono. 


Kamis, 24 September 2015

Kolam Renang Keluarga Ricastro Waterzone Hadir di Tangsel



Dirut Ricastro Ardinata (tengah) bersama para staf
KOTA Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memiliki wisata kota dengan kehadiran kolam renang keluarga berkonsep water park, Ricastro Water Zone. Wahana baru dari arena bermain anak Ricastro yang dibuka sejak 11 Juli 2015 ini menjadi pilihan yang tepat untuk wisata keluarga.

Direktur Utama Ricastro Ardinata, M.Si menjelaskan, awalnya Ricastro hanya memiliki arena  permainan anak, namun sejak 11 Juli 2015 yang lalu pihaknya membuka wahana baru berupa permainan air yang menarik. Di Ricastro Water Zone terdapat tiga jenis kolam renang yakni mini Olympic zone dengan kedalaman 100-150 cm, kids zone (60-70 cm) dan baby zone (30-40 cm) dan slide zone.